Dwarapala Singosari


Arca dwarapala yang cukup besar berada tidak jauh dari candi Singosari. Penulis, dan banyak pihak, menginterpretasikan bahwa arca dwarapala tersebut merupakan pintu gerbang menuju kraton Singosari. Penafsiran tersebut wajar karena menuju suatu istana/pusat pemerintahan tentu dibuat semegah mungkin.

Candi Singosari


Candi yang terletak di desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, ini merupakan candi Hindu dengan badan candi berada di bagian kaki candi.

Candi Sumur


Berlokasi di tempat yang tidak jauh dari Candi Pari (hanya sekitar 50 m, masih didesa yang sama). Bagian-bagian candi masih tampak meskipun banyak kerusakan dan bagian yang hilang. Nama Sumur berasal dari sumuran yang ada diruang utama candi. Pendirian candi sumur diperkirakan sejaman dengan Candi Pari.Ragam hias yang ada hampir tidak ada.

Candi Pari


Candi yang berlokasi di Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur ini bernafaskan agama Hindu. Candi Pari diperkirakan berasal dari masa Majapahit, melihat struktur batu bata sebagai bahan pembuat candi dan angka diatas pintu gerbang ruang utama 1293 saka (ditambah 78 tahun sehingga diperoleh 1371 M). Nama candi Pari diambil dari nama tempat candi tersebut berada.
Baca lebih lanjut

Patirtan Watugede


Satekanira Ken Dedes ring Tumapel rinowang sapaturon denira Tunggul ametung, tan sipi sihira Tunggul ametung, wahu ngidam sira ken Dedes, dadi sira Tunggul ametung akasukan, acangkrama somahan maring taman Boboji, sira Ken Dedes anunggang gilingan. Satekanira ring taman sira Ken Dedes tumurun saking padati, katuwon pagawening widhi, kengis wetisira, kengkab tekeng rahasyanira, neher katon murub denira Ken Angrok, kawengan sira tuminghal, pituwi dening hayunira anulus, tan hanamadani ring listu-hayunira, kasmaran sira Ken Angrok tan wruh ring tingkahanira (Pararaton). Baca lebih lanjut

Candi Jago (Jajaghu)


Wishnuwardhana dhinarma ring Jajaghu

Candi Jago terletak di Dusun Jago, Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Candi yang diidentifikasi dari nama jajaghu dalam Pararaton merupakan tempat pendharmaan raja Singasari, Wisnhnuwardhana. Raja yang bergelar Sri Jayawisnuwarddhana Sang Mapanji Seminingrat Sri Sakala Kalana Kulama Dhumardana Kamaleksana didharmakan sebagai Dewa Wisnu dengan atribut khas nya kerang dan cakra. Beliau memerintah Singasari dan mengidentifikasi diri sebagai cucu dari Bhatara Siwa (Ken Arok/Sang Amurwabumi/Ranggah Rajasa).
Baca lebih lanjut

Candi Kidal


Anusapati dhinarma ring Kidal

Candi Kidal terletak di Desa Rejokidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Candi yang dalamĀ  Pararaton disebutkan sebagai tempat pendharmaan Raja Anusapati sebenarnya merupakan kompleks percandian, namun kini yang tertinggal hanya candi utama saja. Candi utama yang ada juga dengan ruang utama yang kosong tanpa arca perwujudan. Perlu diketahui, sejak masa Singosari, raja yang meninggal dibuatkan arca dengan disesuaikan agama saat raja yang hidup. Arca yang dibuat selain sesuai dengan atribut agama/dewa yang dianut, juga disesuaikan dengan wajah yang bersangkutan. Disamping itu, relief yang tergambar pada candi menggambarkan profil raja, namun disesuaikan dengan cerita yang ada dalam ajaran agama.
Baca lebih lanjut